Jumat, 28 Juni 2013

Kata dan Pena



Aku  adalah kata yang terlahir dari hati dan pikiranmu, 
kata yang membentuk kalimat-kalimat indahmu dan menjadi sebuah cerita. 
Aku ingin berteman agar pemaknaanku jelas dan kau bumbuhi aku dengan beragam tanda baca, hingga akupun lebih mudah untuk dipahami.

Kau adalah pena yang melukis kata-kata itu diatas selembar kertas, tintamu penuh warna, dan kalimatmu sangat beragam, tulisan itu berliku dengan penuh keindahan. Bagaimana jadinya kamu tanpa adanya abjad yang membentuk kalimat-kalimatmu, mungkin dirimu hanya mampu melukis bentuk. Dan aku harus berusaha memaknai setiap bentuk yang kau buat.

Aku mampu melukiskan dirimu asalkan kau jujur dalam menciptakan diriku untuk mendeskripsikan dirimu. Aku sering kali kau tutupi dan kau simpan rapat-rapat dan kadang kala kau umbar-umbar diriku yang tak tahu kejujurannya.

Selembar kertas itu adalah rumah bagi kita, disitulah sejarah kita diukir dan dimuseumkan, disitulah kita menyatu,
kadang kita rapi kadang kita kasat kusut 
dan adakalanya kita penuh noda 
dan seringkali kita bersih tanpa coret-coretan ataupun pemutih 
yang hendak menutupi kesalahan namun tetap saja meninggalkan bekas.

Ada banyak kertas yang telah kita tempati dan setiap kertas memiliki cerita masing-masing tentang kita. aku tak tahu kita telah berada dihalaman keberapa? Yang kutahu kertas itu telah menebal dan menyatu dalam satu sampul yaitu kebahagiaan.

3 komentar:

  1. aku ini keyboard kau adalah font... layar komputer inilah rumah kita. hehe matuk ga yo ? :)

    BalasHapus
  2. hehehehe..., boleh boleh boleh
    ^_^

    BalasHapus
  3. orang bahagia tidak selamanya harus memiliki segala sesuatu yang tidak dimiliki orang lain , akan tetapi orang bahagia selalu bangga dan bersyukur dengan apa yang dimilikinya saat ini ilham miswar

    BalasHapus